Translate

Entri Populer

News

Loading...

Minggu, 09 Desember 2012

Angka Penting dalam Pengukuran Fisika

Angka Penting dalam Pengukuran Fisika

Angka penting dari sebuah bilangan yang didapat dari sebuah pengukuran adalah angka-angka yang diketahui dengan kepastian tertentu.

Peraturan / ketentuan untuk angka penting:

  1. Semua angka yang bukan nol adalah angka penting.
    Contoh: 325 mempunyai 3 angka penting, 52,34 mempunyai 4 angka penting.

  2. Angka nol yang terletak di antara angka bukan nol adalah angka penting.
    Contoh: 1009 mempunyai 4 angka penting, 3,02 mempunyai 3 angka penting.

  3. Angka nol yang terletak di depan angka bukan nol pertama adalah angka tidak penting.
    Contoh: 0,0005 mempunyai 1 angka penting, 0,030 mempunyai 2 angka penting.

  4. Angka nol di belakang angka bukan nol terakhir dalam bilangan yang mempunyai tanda desimal adalah angka penting.
    Contoh: 25,00 mempunyai 4 angka penting, 3,50 mempunyai 3 angka penting.

  5. Angka nol di belakang angka bukan nol terakhir dalam bilangan yang tidak mempunyai tanda desimal (koma) bisa merupakan angka penting atau merupakan angka tidak penting. Untuk menandai angka nol yang merupakan angka penting, tandai angka-angka nol tersebut dengan garis atas atau tulis dalam tanda kurung berapa angka penting yang ada dalam bilangan tersebut.
    Contoh: 2500 mempunyai 2 angka penting, 35000 mempunyai 3 angka penting, 12000 mempunyai 4 angka penting, 800 (2 angka penting) mempunyai 2 angka penting.

Peraturan untuk penjumlahan dan pengurangan:

"Hasil penjumlahan atau pengurangan hanya boleh mempunyai angka di belakang koma sebanyak bilangan yang mempunyai angka di belakang koma paling sedikit".
Contoh: 40,55 + 3,1 + 10,222 = 53,872
Bilangan yang mempunyai angka di belakang koma paling sedikit adalah 3,1 (1 angka di belakang koma), jadi hasil penjumlahan di atas harus dibulatkan menjadi 53,9 (1 angka di belakang koma, 3 angka penting).

Peraturan untuk perkalian dan pembagian:

"Hasil perkalian atau pembagian hanya boleh mempunyai angka penting sebanyak bilangan dengan angka penting paling sedikit".

Contoh: ( 32,1 × 1,234 ) ÷ 1,2 = 33,0095
Bilangan yang mempunyai angka penting paling sedikit adalah 1,2 (2 angka penting). Jadi hasil perkalian dan pembagian di atas harus dibulatkan menjadi 33 (2 angka penting).